Friday, May 1, 2009

Tips Terhindar Flu Babi



Merebaknya wabah penyakit Flu Babi yang mematikan lebih dari 140 orang di Mexico menimbulkan kecemasan warga di seantero dunia. Sejumlah negara bukan saja melarang warganya berkunjung ke Mexico, tetapi mereka juga melakukan pengawasan ketat atas pusat-pusat persinggungan penduduk antar negara, seperti bandara dan pelabuhan. Belum ada kabar, wabah tersebut merembet ke Indonesia. Namun, untuk berjaga-jaga dari serangan flu Babi akan lebih baik bagi kita untuk mengikuti tips berikut ini. Ini adalah tips yang disampaikan Working Group ASEAN for One Healt dalam siaran persnya:

1. Cuci tangan Anda sesering mungkin.
Mencuci tangan dengan sabun dan air beberapa kali dalam sehari. Keringkan tangan Anda setelah dicuci. Jika tidak ada air, Anda mungkin bisa menggunakan bahan pencuci tangan dari alkohol.

2. Hindari bersentuhan dengan mata, hidung atau mulut Virus influenza sering menyebar ketika seseorang bersentuhan dengan penderita yang terkontaminasi oleh kuman, kemudian bersentuhan dengan mata, hidung atau mulutnya.

3. Hindari kontak terlalu dekat, hindari berdekatan dengan seseorang yang sedang sakit.

4. Tinggallah di rumah jika sedang sakit. Jika mungkin, tinggallah di rumah dan hindari pusat-pusat keramaian, jika Anda sedang sakit. Anda akan membantu mencegah orang lain dari kemungkinan tertular oleh penyakit Anda.

5. Gunakan penutup hidung dan mulut, gunakan sapu tangan atau tisu ketika Anda sedang batuk atau bersin untuk mencegah penyebaran virus. Jika tidak punya tisu, gunakan lengan baju bagian depan, jangan pakai telapak tangan. Buanglah tisu di tempat sampah.

6. Tetaplah menjaga jarak,jika Anda sedang sakit, jagalah jarak dengan orang lain untuk melindungi mereka agar tidak ikut terserang sakit.

7. Terapkan gaya hidup sehat,pikirkan ulang untuk merokok, istirahat atau tidur yang cukup, olahraga secara rutin sehingga tubuh bisa aktif, mengelola tingkat stress, meminum air banyak-banyak, memakan makanan bernutrisi.

8. Konsultasi dengan dokter jika Anda sakit, datanglah ke pusat layanan kesehatan atau dokter jika ada tanda-tanda gejala Anda sedang sakit, seperti susah bernafas, pikiran sedang kacau, dan muntah-muntah.

9. Tunda perjalanan jika sedang sakit, Jika Anda sedang sakit, sebaiknya Anda berpikir ulang untuk melakukan perjalanan dengan pesawat atau alat transportasi lainnya. Jika Anda terpaksa harus terbang ke negara yang terserang flu Babi, kemudian Anda merasa sakit setelah kembali, maka anda secepatnya harus konsultasi ke dokter.

10. Ikuti perkembangan informasi dari otoritas kesehatan lokal, anda perlu tetap mengikuti perkembangan situasi terkini dari wabah influenza dan saran-saran yang disampaikan oleh otoritas kesehatan lokal.

Korsel Konfirmasi Kasus Flu Babi Pertama

Rita Uli Hutapea - detikNews

Seoul
- Pemerintah Korea Selatan (Korsel) mengkonfirmasi kasus flu babi (flu H1N1) di negeri Ginseng itu. Ini merupakan kasus pertama yang dikonfirmasi Korsel.

Penderita flu H1N1 tersebut adalah seorang wanita berumur 51 tahun. Dia sebelumnya dinyatakan mungkin terkena flu babi. Demikian seperti diberitakan media Korsel, Yonhap dan dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (2/5/2009).

"Orang pertama di Korsel yang dikategorikan sebagai "mungkin" telah dikonfirmasi terkena flu tersebut," kata seorang pejabat Kementerian Kesehatan Korsel yang tidak disebutkan namanya.

Wanita tersebut baru kembali dari perjalanan ke Meksiko pada pertengahan April. Dia tinggal di Mexico City selama sekitar sepekan. Wanita yang menjadi biarawati itu langsung dikarantina di rumah sakit begitu dirinya diduga terjangkit virus flu H1N1. Namun saat ini gejala-gejala yang dideritanya hampir sembuh.

Menurut Yonhap, biarawati tersebut merupakan satu dari tiga pasien di Korsel yang diduga flu babi selama pekan ini. Dua pasien lainnya adalah seorang wanita berumur 44 tahun dan seorang sopir bus berusia 57 tahun. Keduanya tidak pernah bepergian ke negara-negara terjangkit flu H1N1.

Hasil tes terhadap sopir bus menunjukkan hasil negatif. Namun tes terhadap wanita berumur 44 tahun masih berlangsung. Wanita itu tinggal bersama biarawati yang positif terjangkit flu H1N1.

Sebelumnya kasus pertama flu babi juga dikonfirmasi di Hong Kong. Pasien adalah seorang turis asal Meksiko.




(ita/ita)